
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Sebanyak 115 penumpang dan kru kapal pesiar Caribbean Princess dilaporkan jatuh sakit setelah terinfeksi
norovirus
penyebab muntah dan diare (muntaber). Penyakit akibat virus ini sangat umum terjadi dan sangat menular.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan 102 penumpang dan 13 awak kapal sakit dan diisolasi setelah terdeteksi terjangkit norovirus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal Caribbean Princess membawa lebih dari 4.000 orang ke Bahama. Kapal ini berangkat dari Port Everglades di Florida pada 28 April lalu.
Seperti diberitakan
South China Morning Post
pada Minggu (10/5), Caribbean Princess dijadwalkan berlayar selama 11 hari dan tiba di Bahama pada Minggu (10/5), sebelum tiba di tujuan akhir di Port Canaveral pada Senin (11/5).
Menurut laporan CDC, pasca terdeteksinya norovirus, Princess Cruises langsung melakukan pembersihan dan disinfeksi ke seluruh bagian kapal serta mengumpulkan sampel tinja untuk pengujian. Perusahaan juga berkonsultasi dengan Program Sanitasi Kapal (VSP) CDC.
VSP disebut telah memberikan respons lapangan “untuk penilaian lingkungan dan investigasi wabah guna membantu kapal mengendalikan wabah tersebut”.
Ini bukan kali pertama penumpang Caribbean Princess jatuh sakit karena norovirus. Pada 2020, lebih dari 300 penumpang sakit hingga pelayaran terpaksa berakhir lebih awal. Normalnya, Caribbean Princess berlayar selama 14 hari.
(blq/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Fakta-fakta Markas Judol Digerebek di Hayam Wuruk Jakarta
Baca lagi: Isi Pesan Iran di Rudal yang Dipakai Serang Kapal AS
Baca lagi: Mantan ART Jawab Tudingan Erin Soal Bocorkan Data Privasi


