18 Aset Militer AS di Bahrain hingga Kuwait Digempur Rudal Iran

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Pangkalan militer

Amerika Serikat

di Kuwait dan Bahrain menjadi target serangan balasan

Iran

pada Kamis (11/6).

Serangan balasan ini adalah yang terbaru dalam sepekan, sejak perang AS dan Iran kembali pecah pasca gencatan senjata yang dimulai pada April lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Selama dua gelombang operasi, 18 target penting milik Angkatan Darat AS di pangkalan Angkatan Udara Ali dan Ahmad Ahmad telah dihantam,” demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), dikutip AFP.

IRGC juga disebut telah menghantam dan menghancurkan pangkalan udara Sheikh Isa.

Media Iran sebelumnya melaporkan bahwa Iran telah menyerang Armada Kelima AS di Bahrain.

Selama serangan itu Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan telah mengaktifkan sirene peringatan, mendesak warga tetap tenang, dan segera menuju ke lokasi aman terdekat.

Sebelumnya bentrokan langsung dan baku tembak antara AS dan Iran juga terjadi di Selat Hormuz.

Kantor berita Iran Mehr melaporkan bentrokan hebat dan baku tembak telah terjadi di Selat Hormuz antara kedua militer.

Iran menyebut AS telah menargetkan tujuh titik pesisir Iran sejauh ini.

Serangan dilaporkan terjadi di daerah-daerah termasuk Bandar Abbas, Sirik, Qeshm, dan Pulau Hengam.

Imbas serangan ini, komando gabungan militer Iran kembali menutup lalu lintas Selat Hormuz.

Iran menutup akses Selat Hormuz termasuk untuk kapal tanker minyak dan kapal komersial.

(dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Singapura Angkat Suara soal Ekspor Sawit-Batu Bara RI Lewat DSI

Baca lagi: Presale Selesai, Ramai WTS Tiket BTS Jakarta hingga Rp20 Juta

Baca lagi: Kemenhan Minta Tambah Anggaran Hingga Rp195 Triliun di 2027

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: