
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Menteri Luar Negeri
Argentina
Pablo Quirno menuduh Angkatan Laut Kerajaan
Inggris
menyelonong masuk ke perairan Argentina di tengah ajang Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataan pada Rabu (15/7) malam, Quirno menuding HMS Medway telah memasuki perairan Argentina pada awal Juli tanpa memberitahukan pemerintah Argentina. Ia telah mengirim nota protes ke kedutaan besar Inggris di Argentina untuk menyatakan “keberatan paling keras” terhadap tindakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah menanggapi protes ini. Kantor Starmer membantah bahwa kapal Inggris memasuki wilayah Argentina tanpa pemberitahuan.
“Faktanya, kami sudah memberi tahu pemerintah Argentina sebelumnya mengenai kunjungan logistik rutin HMS Medway ke Chile antara tanggal 5-8 Juli guna mendukung operasi survei Antartika Inggris yang akan mengirimkan persediaan dan perlengkapan penting bagi penelitian ilmiah di Antartika,” demikian pernyataan kantor Starmer, seperti dikutip
The Independent
.
Angkatan Laut Kerajaan Inggris disebut selalu beroperasi sesuai hukum internasional. Transit dari Kepulauan Falkland ke Chile sementara itu disebut dilakukan lewat rute paling langsung dan praktis “dengan mempertimbangkan faktor keselamatan operasional dan cuaca untuk memastikan pengiriman tepat waktu.”
HMS Medway adalah kapal patroli lepas pantai kelas River Batch 2 yang biasanya berbasis di Kepulauan Falkland, atau Kepulauan Malvinas dalam sebutan Argentina.
Kepulauan Falkland sejak lama menjadi sumber ketegangan politik Inggris dan Argentina, yang sampai memuncak menjadi konflik bersenjata pada 1982 setelah Argentina menginvasi pulau-pulau tersebut.
Buenos Aires berulang kali mengeklaim kedaulatan atas Kepulauan Falkland. Wilayah ini berjarak sekita 8.000 mil dari Inggris dan 300 mil dari daratan utama Argentina.
Cekcok soal Kepulauan Falkland atau Malvinas ini sendiri terjadi setelah tim nasional Argentina menang atas Inggris dalam pertandingan Piala Dunia 2026 pada Rabu malam.
Setelah menang 2-1, pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas”, yang langsung memicu kontroversi publik. Kalimat ini berarti “Kepulauan Falkland adalah milik Argentina”.
Spanduk itu mulanya dipegang para pendukung Argentina saat merayakan kemenangan. Spanduk itu kemudian sampai ke tangan para pemain dan diangkat.
Penyampaian pesan politik di lapangan dilarang oleh FIFA. Para pemain bisa menghadapi tindakan disiplin.
(blq/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Argentina Protes Kapal Perang Inggris Masuk Wilayah Pulau Malvinas
Baca lagi: Menkomdigi Dukung Pembatasan Gadget Buat Anak di Sekolah
Baca lagi: Kebakaran TPA Cipayung Depok, 4 Unit Damkar Diterjunkan




2 Responses
slot777 resmi ada di sini, mainkan slot gacormalam ini sekarang
Makasih udah di-share ilmunya, ini bermanfaat banget buat pemula. Sekadar berbagi aja, situs https://kldp.org/comment/253843 juga mengupas masalah ini dari angle yang cukup lengkap.