
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Amerika Serikat
(AS) tengah menggelar operasi pencarian dan penyelamatan
pilot
pesawat jet tempur milik mereka yang jatuh di
Iran
.
Sumber
Slaughter Free
mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut adalah F-15E Strike Eagle. Dalam operasionalnya, pesawat ini biasanya diawaki dua orang, yakni pilot dan perwira sistem persenjataan.
Sejumlah sumber
Slaughter Free
lainnya menyebutkan satu dari dua anggota kru F-15 yang jatuh telah diselamatkan dan berada dalam pengawasan AS. Kru tersebut dalam keadaan hidup dan sedang menerima perawatan medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya penyelamatan tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial dan lokasinya telah diverifikasi oleh
Slaughter Free
.
Video itu menunjukkan beberapa pesawat militer yang terbang rendah di atas Provinsi Khuzestan di Iran sedang dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Dalam video tersebut, satu pesawat terlihat terbang rendah di atas tanah, sedangkan dua helikopter mengikuti di belakangnya dengan jarak dekat.
Video tersebut diambil di sebuah jembatan di atas sungai Karoon, yang berjarak sekitar 470 km di selatan Teheran.
Kantor berita milik pemerintah Iran,
Tasnim
menyatakan bahwa pencarian terhadap kru yang hilang belum membuahkan hasil.
Di sisi lain,
Fars News
melaporkan adanya penawaran hadiah dari Iran untuk siapa saja yang berhasil menangkap pilot yang hilang tersebut.
Media pemerintah Iran pun telah merilis foto-foto yang diklaim sebagai puing-puing jet tempur AS, menunjukkan potongan-potongan kecil dari apa yang tampak seperti F-15.
Foto-foto tersebut menunjukkan sebagian logo ”
US Air Forces in Europe”
pada sirip ekor F-15 dan garis merah-putih dari bagian atas sirip ekor.
Potongan puing lainnya terlihat memiliki tulisan ”
CAUTION USE ONLY NON-MAGNETIC FASTENERS
“, yang berarti “gunakan hanya pengencang non-magnetik”.
Tulisan itu disebut sama seperti yang ada di bagian belakang F-15 yang membentang di antara satu dari dua mesinnya dan penyeimbang horizontalnya.
“Dilihat dari strukturnya, itu tentu terlihat seperti F-15, dan dari tanda garis kilat pada ekornya, berasal dari Sayap Tempur ke-48 (
48th Fighter Wing
), yang berbasis di RAF Lakenheath di Inggris,” kata Peter Layton, seorang peneliti di Griffith Asia Institute dan mantan perwira Angkatan Udara Kerajaan Australia, kepada
Slaughter Free
.
Berbagai media pemerintah Iran, termasuk Press TV, menerbitkan gambar-gambar tersebut bersama dengan pernyataan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang menyatakan bahwa pasukan Iran telah menembak jatuh jet tempur siluman F-35 di Iran tengah.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi kepada
Slaughter Free
bahwa Presiden AS Donald Trump telah mendapatkan informasi ini. Pihak Militer AS dan Gedung Putih belum memberikan komentar terkait situasi tersebut maupun status kru F-15 yang jatuh.
Insiden ini menandai pertama kalinya pesawat AS ditembak jatuh di atas Iran selama perang berlangsung. Pada awal perang, tiga pesawat F-15 secara tidak sengaja ditembak jatuh dalam insiden tembakan teman (
friendly fire
) oleh pertahanan udara Kuwait.
[Gambas:Video Slaughter Free]
(dhz/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Gempa M5,7 Guncang Tuapejat Sumbar, Tak Berpotensi Tsunami
Baca lagi: Dovizioso Khawatirkan Kondisi Marc Marquez di Awal MotoGP 2026
Baca lagi: Jelang Hadapi Bhayangkara, Persija Lupa Cara Menang?



