
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Kapal-kapal perang
Iran
dilaporkan menembaki sebuah kapal tanker di
Selat Hormuz
Hal itu diberitakan
Aljazeera
,
AFP,
hingga
Slaughter Free
berdasarkan laporan badan keamanan maritim perdagangan Inggris (UKMTO). Penembakan itu terjadi setelah militer Iran membatalkan janji untuk membuka jalur tersebut bagi pelayaran pada Sabtu (18/4) ini.
Mengutip dari
AFP
berdasarkan keterangan UKMTO,
kapten kapal tanker tersebut melaporkan didekati 37 kilometer (23 mil) timur laut Oman oleh dua kapal perang Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). UKMTO menyatakan tanpa peringatan radio apa pun, kapal-kapal perang tersebut “kemudian menembaki kapal tanker,.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kapal tanker dan awaknya dilaporkan selamat. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan,” demikian pernyataannya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan dari Iran maupun IRGC soal perasi militer di laut tersebut.
Terkait perkembangan situasi akhir pekan ini, Iran semula mengancam akan kembali menutup Selat Hormuz jika AS tetap memblokade pelabuhan-pelabuhan mereka.
Sebelumnya, Negara Para Mullah itu mengumumkan kembali membuka Selat Hormuz pada Jumat pekan lalu. Namun, AS masih tidak membuka blokadenya di depan selat tersebut. Pusat Komando Militer Iran menyatakan kembali menutup Selat Hormuz setelah sempat dibuka sehari sebelumnya, pada Jumat (17/4). Penutupan kembali Selat Hormuz dilakukan Iran karena Amerika Serikat masih melakukan blokade di depan selat tersebut.
Beberapa waktu kemudian, mengutip dari
AFP,
sebuah pernyataan yang konon dikeluarkan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memperingatkan angkatan laut Teheran siap untuk mengalahkan pasukan AS.
Dalam sebuah pernyataan yang dimuat di saluran aplikasi pesan Telegram-nya, Sabtu (18/4), Mojtaba Khamenei mengatakan, “Angkatan laut Iran yang berani siap untuk membuat musuh merasakan pahitnya kekalahan baru.”
Putra dari almarhum eks imam besar Iran Ayatullah Ali Khamenei itu diketahui belum terlihat di depan umum sejak sebelum serangan awal AS-Israel ke Teheran pada awal Ramadan 1447 H atau akhir Februari lalu.
(afp/aljazeera/cnn/kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Khofifah Tunjuk Plt Kadis ESDM Usai Temuan Kasus Pungli Rp2,3 Miliar
Baca lagi: 12 Sipil Tewas, Komnas HAM Desak TNI Evaluasi Operasi di Papua
Baca lagi: Fakta-Fakta Terbaru Perang AS-Iran: Selat Hormuz Dibuka



