
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Pusat Komando Militer
Iran
menyatakan kembali menutup
Selat Hormuz
setelah sempat dibuka sehari sebelumnya, pada Jumat (17/4).
Penutupan kembali Selat Hormuz dilakukan Iran karena Amerika Serikat masih melakukan blokade do depan selat tersebut, dikutip dari
AFP
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teheran sebelumnya mengancam akan kembali menutup Selat Hormuz jika AS tetap memblokade pelabuhan-pelabuhan mereka.
Iran mengumumkan kembali membuka Selat Hormuz pada Jumat pekan lalu. Namun, AS masih tidak membuka blokadenya di depan selat tersebut.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan pihaknya dengan tegas bakal menutup lagi Selat Hormuz jika AS masih terus memblokade seluruh pelabuhan Iran.
“Jika blokade ini terus berlanjut, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka,” tulis Ghalibaf di X, melansir
AFP
, Sabtu (18/4).
Ia menambahkan bahwa akses melalui jalur air tersebut akan bergantung pada izin dari Iran.
Sebelumnya, AS memblokade seluruh pelabuhan Iran. Pada Senin (13/4), AS memblokade laut Iran dengan menghentikan kapal-kapal dari dan ke pelabuhan Iran.
(bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Kondisi Wajah Pemain JDT Usai Pingsan Ditendang Pemain Al Ahli
Baca lagi: Iran Bantah Keras Mau Serahkan Uranium ke Trump
Baca lagi: RI Siap Kembangkan Teknologi 6G, Fokus Riset Antena



