
Daftar Isi
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Sedikitnya 25 orang, sebagian besar anak-anak dan
remaja
,
tewas
dalam
kecelakaan
bus di Pulau Fogo, Cape Verde, Afrika Barat.
Radio publik Cape Verde, RCV, melaporkan kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (5/9). Sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi serius.
Kepala Perlindungan Sipil Kota Sao Filipe, Jose Canuto, mengatakan bus tersebut membawa 32 penumpang. Bus diduga keluar dari jalur dan terjun ke jurang dalam perjalanan kembali ke Sao Filipe, mengutip
AFP
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bus itu sebelumnya membawa rombongan dalam perjalanan wisata ke Desa Cha das Caldeiras, yang berada di dalam kawah gunung berapi Pico do Fogo. Canuto mengatakan kecelakaan semacam itu tergolong jarang terjadi di Cape Verde. Kondisi jalan di negara kepulauan tersebut umumnya dinilai cukup baik.
Tim penyelamat bekerja sepanjang malam untuk mengevakuasi para korban yang terjebak di dalam bangkai bus. Kendaraan tersebut berhenti di lembah berbatu yang sulit dijangkau.
Korban tewas termasuk sopir bus yang diketahui mengorganisasi perjalanan tersebut setiap tahun. Kegiatan itu disebut menjadi hadiah bagi para siswa yang biasa diantarnya ke sekolah selama tahun ajaran.
Menurut RCV, tujuh korban telah dimakamkan pada Minggu (6/9) pagi. Sementara korban lainnya dijadwalkan dimakamkan pada hari yang sama. Pihak berwenang masih menangani proses evakuasi dan identifikasi korban setelah kecelakaan tersebut.
(tis/tis)
Baca lagi: Indonesia Sikat Juara Bertahan untuk Lolos ke Piala Asia U-20 2027
Baca lagi: 3 Penyakit yang Banyak Dialami Kucing di Indonesia
Baca lagi: Orang Tua Murid Dapat Peringatan Jelang Anak Harry-Meghan Bersekolah


