Eks Komandan IRGC Sebut Iran Mampu Bunuh Trump di Dalam Gedung Putih

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Eks komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Hossein Kanani Moghaddam mengatakan militer

Iran

bisa menargetkan Presiden Amerika Serikat

Donald Trump

, bahkan saat dia berada di dalam Gedung Putih.

Moghaddam menegaskan jika pasukan ditugaskan untuk membunuh Trump, mereka sudah siap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jika tujuannya adalah untuk membunuh Trump, Republik Islam dapat dengan mudah melakukannya di Gedung Putih,” kata dia ke media lokal Iran, dikutip

Middle East Monitor

, Senin (13/7).

Dia lalu berujar, “Kapan pun diperlukan, kami mampu melakukannya.”

Di kesempatan itu, Moghaddam turut mengomentari pembicaraan Iran dan AS. Dia menilai negosiasi tersebut tak bertujuan untuk mencapai kesepakatan perdamaian.

“Kami tak bernegosiasi dengan Amerika untuk perdamaian. Kami bernegosiasi untuk mengurangi ketegangan,” kata dia.

Eks komandan itu juga mengatakan pembicaraan dengan pemerintahan AS bertujuan memperkuat tuntutan Iran dan menyampaikan posisi mereka.

“Kami tak bernegosiasi untuk perdamaian dengan Trump dan para pembantunya yang kriminal,” ujar Moghaddam.

“Dalam negosiasi, kami hanya berupaya untuk memulihkan hak-hak kami dan mengklarifikasi tuduhan yang dilayangkan kepada kami oleh Amerika Serikat. Adapun pembalasan dan tindakan balasan, itu tetap menjadi pilihan utama,” imbuh dia.

AS dan Iran sudah meneken MoU yang berisi penghentian pertempuran hingga pencairan aset Iran yang dibekukan AS. Kesepakatan ini juga mengharuskan kedua negara melakukan negosiasi dalam kurum waktu 60 hari untuk betul-betul mengakhiri perang.

Namun di tengah upaya negosiasi, AS menggempur habis-habisan Iran. Serangan itu disebut-sebut menjadi alat tawar Washington agar Teheran bersedia memenuhi permintaan mereka.

(isa/dna/bac)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: IHSG Melemah 0,52 Persen ke 6.006 Pagi Ini

Baca lagi: Baleg DPR Bakal Atur Karya Jurnalistik di RUU Hak Cipta

Baca lagi: Bupati Ponorogo Dituntut 7 Tahun Penjara Kasus Suap dan Gratifikasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: