
Daftar Isi
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Mantan Presiden Filipina
Rodrigo Duterte
disebut mengalami hilang ingatan parah, yang menyebabkan dia sampai-sampai terkadang lupa nama pengacaranya.
Kondisi ini diungkapkan tim pembela yang sedang mempersiapkan kasus Duterte di sidang Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC).
Dilansir
AFP
, Duterte yang kini berusia 81 tahun, menghadapi dakwaan kejahatan kemanusiaan terkait kebijakan “perang melawan narkoba” ketika dia menjabat sebagai presiden. Kebijakan itu menyebabkan ribuan orang tewas di luar hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sidang Duterte dijadwalkan mulai pada 30 November mendatang. Namun para hakim sedang mempertimbangkan apakah dia secara mental layak untuk diadili dan telah memerintahkan pemeriksaan medis oleh tiga orang ahli.
Menurut dokumen pembelaan setebal 13 halaman, Duterte disebut mengalami gangguan ingatan yang signifikan, yang menghambatnya untuk menyimpan informasi terkini dan mengingat kembali ingatan lama.
“Hal ini membuatnya tidak mungkin untuk terlibat dalam kasus ini, apalagi memberikan instruksi yang tepat kepada Ketua Tim Pembela, yang namanya saja terkadang ia lupa,” kata Ketua Tim Pembela Peter Haynes.
Dalam dokumen pengajuannya, Haynes menyatakan gangguan ingatan tersebut membuat tim pengacaranya mustahil menyusun pembelaan karena mereka tak bisa mengandalkan keterangan yang disampaikan Duterte. Gangguan mental semacam itu juga akan memengaruhi potensi pembelaan di ruang sidang.
Namun para ahli tidak dapat memastikan apakah hasil pemeriksaan Duterte tersebut disebabkan oleh “tindakan berpura-pura sakit (malingering) atau kurangnya motivasi atau ketidakmampuan yang nyata untuk menyelesaikan tes akibat kondisi neurologis yang mendasarinya.
Pihak pembela mengutip sejumlah hasil pemeriksaan yang menurut mereka menunjukkan bahwa Duterte mengira dirinya hidup di tahun 2007 atau 2008, merasa berusia 84 atau 85 tahun, serta tidak dapat mengingat nama presiden Amerika Serikat saat ini.
“Sebagai contoh, jika ia tidak dapat mengingat kapan terakhir kali ia terpilih di Filipina, maka kesimpulan bahwa Duterte mampu memberikan kesaksian yang akurat untuk pembelaan dirinya sendiri tentu tidak masuk akal,” ujarnya.
Sejak penangkapan dan pemindahannya ke Den Haag di Belanda, Duterte hanya terlihat satu kali dalam sidang perdana yang dilakukan lewat sambungan video. Dia tampak linglung dan bingung, begumam saat mengonfirmasi namanya, serta terlihat sempat tertidur selama sidang berlangsung.
Sejak saat itu, tim pembela telah mengajukan permohonan agar Duterte diizinkan tidak hadir dalam sidang-sidang berikutnya karena alasan kesehatan.
Duterte menghadapi tiga dakwaan dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan. Jaksa menuduhnya terlibat dalam 76 kasus pembunuhan antara tahun 2013 dan 2018.
(bac)
Baca lagi: Crazyrich88 Pusat Game Online Paling Terpercaya
Baca lagi: Tarif Pendakian Gunung Fuji Bisa Naik Tahun Depan, Ini Sebabnya
Baca lagi: El Nino Ekstrem Bikin Nyamuk Makin Banyak, Apa Alasannya?



8 Responses
Membeli domain sebagai bentuk investasi pasif bisa menjadi langkah yang sangat menguntungkan jika kita benar-benar memahami dinamika pasarnya. https://profit88.help
Pembahasan yang sangat bagus. Apakah penulis memiliki referensi atau studi kasus lanjutan terkait penerapan konsep ini di sektor manufaktur? Saya ingin mendalaminya lebih lanjut https://indojoker88penjaga.com
Artikel yang sangat bagus! Bisakah penulis memberikan gambaran lebih rinci mengenai mitigasi risiko jika opsi utama mengalami kendala teknis di lapangan? https://profit88winter.com
Saya pernah mencoba strategi serupa tahun lalu. Kunci utamanya memang ada pada kedisiplinan pencatatan dan evaluasi berkala, persis seperti yang ditekankan dalam tulisan ini. https://tirto88expansion.com
Sebuah perspektif baru yang layak diuji. Mungkin akan ada beberapa penyesuaian tergantung skala organisasi, tetapi landasan berpikirnya sudah sangat bagus. https://ajslot88sparkling.com
Membaca tulisan ini membuat saya sadar betapa banyaknya celah yang sering kita abaikan dalam rutinitas harian. Pendekatan yang ditawarkan tidak hanya teoretis, tapi juga sangat refleksif. https://milenium88osborn.com
Budaya saling menghormati yang dibahas di artikel ini adalah fondasi utama agar efisiensi kerja tidak berubah menjadi iklim yang toxic. https://misteruntung88.top
Artikel ini mengingatkan kita bahwa sistem sebaik apa pun di layar komputer akan sia-sia jika eksekusi fisik di lapangan masih berantakan dan tidak teratur. https://jo777.website