Gempa M 7,1 Guncang Selatan Jepang, Kereta Shinkansen Setop Operasi

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Layanan kereta cepat Shinkansen dan kereta lokal dihentikan sementara usai

gempa

bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Kyushu,

Jepang

, Selasa (28/7).

Gempa bumi 7,1 magnitudo melanda prefektur Kumamoto selatan pada Selasa, hingga peringatan tsunami dikeluarkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tsunami setinggi satu meter diperkirakan terjadi pasca gempa tersebut.

Dilansir dari

Reuters

dan

Kyodo News

, pemerintah Jepang telah mengeluarkan peringatan darurat gempa bumi untk Prefektur Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki, yang semuanya terletak di pulau Kyushu bagian selatan.

Jepang adalah salah satu negara paling rawan gempa di dunia, dengan gempa terjadi setidaknya setiap lima menit.

Negara yang terletak di sepanjang Cincin Api tersebut mengalami sekitar 20 persen dari gempa bumi di dunia dengan magnitudo 6,0 atau lebih.

Kyushu Electric Power menyatakan tidak ada laporan soal gangguan di pembangkit listrik tenaga nuklir Sendai dan Genkai usai gempa.

(blq/bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Slaughter Free]

Baca lagi: BMKG Beber Daftar 7 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini

Baca lagi: Penulis Jepang Keigo Higashino Meninggal Dunia dalam Usia 68 Tahun

Baca lagi: FOTO: Semarak Parade Jember Fashion Carnaval 2026

One Response

  1. Akhirnya nemu juga tulisan yang mengupas tuntas materi ini dengan bahasa yang santai. Makasih min. Info pelengkap yang searah bisa dicek juga lewat tautan https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320646834_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320586812_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320100391_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296895327_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320325444_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297269816_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320363381_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296884368_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320405553_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320438444_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297566357_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320386873_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297262160_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296888908_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297471795_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320027375_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320356013_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320736537_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297504816_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297031361_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320416181_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320227861_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320172022_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297508375_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297061248_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296935972_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297497030_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297543444_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296916729_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297562156_htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: