
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Milisi
Houthi
mengklaim telah melancarkan serangan rudal di Jizan,
Arab Saudi
pada Sabtu (25/7) waktu setempat.
Melansir
AFP
, serangan terjadi usai Arab Saudi menyerang situs milier Houthi di Hodeidah, Yaman pada Jumat (24/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media Houthi,
Ansarollah
mengatakan di Telegram bahwa kebakaran terjadi di Jizan usai ‘serangan rudal Yaman’ pada Sabtu pagi.
Badan pertahanan sipil Arab Saudi juga sebelumnya telah mengeluarkan peringatan singkat untuk penduduk Jizan dan Yanbu tentang potensi bahaya. Namun, peringatan itu dicabut beberapa menit setelah dirilis.
Houthi sebelumnya telah bersumpah akan membalas serangan Arab Saudi di Hodeidah, Yaman. Mereka menuduh Arab Saudi melakukan ‘eskalasi berbahaya’.
“Penargetan fasilitas sipil di Hodeidah dan Pulau Kamaran oleh musuh Saudi merupakan ‘eskalasi berbahaya’,” ujar Houthi.
Diberitakan sebelumnya, Arab Saudi menyerang sejumlah pangkalan militer Houthi di Hodeidah, Yaman pada Jumat (24/7). Sebanyak dua orang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Pangkalan laut di Hodeidah dan kamp militer di Pulau Kamaran menjadi beberapa situs yang menjadi target penyerangan.
Kenaikan eskalasi konflik antara kedua belah pihak terjadi usai Houthi menyerang sejumlah kapal Arab Saudi beberapa waktu lalu. Salah satu serangan terjadi di Laut merah.
Akses ke Laut Merah sendiri sangat penting bagi Arab Saudi untuk terus mengirimkan minyak lantaran terganggunya lalu lintas di Selat Hormuz.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kemlu Sebut Ketahui Keberadaan WNI Diduga Kabur di Korsel
Baca lagi: Satpam Waduk Jatiluhur Tewas di Danau, Tangan Terborgol-Pakai Seragam
Baca lagi: Kubu Ruben Beber Bukti Bayarin Isi Rumah yang Diklaim Sarwendah



