
Daftar Isi
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Kelompok milisi
Houthi
Yaman membantah tuduhan pasukan koalisi pimpinan
Arab Saudi
bahwa pihaknya melancarkan serangan ke kota suci Mekkah pada Selasa (15/9) lalu.
“Klaim tentang penargetan Mekkah Al Mukarramah adalah kebohongan usang dan basi yang tidak lagi dipercaya oleh siapa pun,” kata pejabat politbiro Houthi, Hezam Al Asad, di media sosial X, Rabu (16/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Rabu pagi, juru bicara pasukan koalisi Yaman pimpinan Saudi, Turki Al Maliki, melaporkan pihaknya menembak jatuh sebuah drone yang diyakini diluncurkan Houthi ke wilayah dekat Mekkah pada Selasa (15/9).
Drone tersebut dicegat sekitar pukul 18.50 waktu setempat dan puing-puingnya jatuh di selatan Mekkah.
Al Maliki berujar insiden ini merupakan upaya kedua Houthi menargetkan Mekkah, setelah upaya pertama dilakukan pada 27 Juli 2017.
Al Maliki menegaskan keamanan Dua Masjid Suci dan para jemaah adalah “garis merah”. Pihaknya pun bersumpah akan mengambil sejumlah langkah guna mencegah serangan lebih lanjut.
Serangan ini terjadi setelah Saudi di hari yang sama mengeluarkan peringatan darurat terhadap Kota Jeddah, Mekkah, dan Taif. Warga diminta segera mencari tempat berlindung serta mengikuti instruksi keselamatan resmi.
Otoritas mengimbau masyarakat untuk berada di dalam gedung atau ruangan yang jauh dari area terbuka, serta tetap di sana hingga bahaya berlalu.
Para pengendara yang menerima notifikasi peringatan juga diinstruksikan menepi jauh dari jembatan dan gedung-gedung tinggi.
Masyarakat dilarang berkerumun dan mengambil foto/video di lokasi berbahaya.
Konflik antara Arab Saudi dan milisi Houthi pecah sejak Juli lalu dan memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Houthi meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap kota-kota dan infrastruktur Saudi sebagai balasan atas serangan di bandara ibu kota Sanaa, Yaman, pada 13 Juli.
(blq/rds)
Baca lagi: Jika Tak Erupsi, Apa Bisa Wisata dan Mendaki di Gunung Anak Krakatau?
Baca lagi: FOTO: Warga Kenya Kini Demam Cosplay ala Jepang
Baca lagi: Bridgestone Gelar BFA Gathering 2024, Perkuat Kualitas Layanan Fleet
5 Responses
Penjelasan mengenai strategi di paragraf keempat sangat menarik. Namun, apakah pendekatan ini juga efektif jika diterapkan pada skala operasional yang lebih kecil? Mohon pencerahannya dari penulis. https://tirto88summer.com
Pendekatan ini benar-benar merusak cara pandang konvensional yang selama ini membelenggu kita. Sudah saatnya kita keluar dari pola pikir lama yang terbukti mulai usang. https://genting138a.help
Saya mengagumi bagaimana artikel ini memotong kerumitan masalah menjadi bagian-bagian kecil yang jauh lebih mudah untuk diselesaikan satu per satu. https://untung365a.help
Jika kerangka berpikir ini ditarik ke skala yang lebih luas, apakah menurut penulis variabel lingkungan dan budaya lokal akan mengubah hasilnya secara signifikan? https://jo777prestige.xyz
Sering kali masalah di lapangan bukan karena timnya tidak kompeten, melainkan karena instruksi yang disampaikan terlalu bias. Artikel ini memberikan panduan komunikasi yang sangat presisi. https://untung88b.help