India Pertimbangkan Sebar Buaya dan Ular Berbisa untuk Jaga Perbatasan

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Pemerintah

India

tengah mengkaji proposal keamanan yang tidak lazim untuk menjaga perbatasan wilayahnya.

Otoritas setempat mempertimbangkan untuk mengerahkan buaya dan ular berbisa di sepanjang celah sungai yang berbatasan dengan Bangladesh, titik di mana pembangunan pagar fisik sulit atau mustahil dilakukan.

Laporan dari

Independent

menyebutkan bahwa usulan ini tengah didiskusikan secara internal oleh Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF) sebagai alternatif penghalang fisik di wilayah yang rawan banjir dan rawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski India telah berinvestasi besar-besaran pada pemagaran perbatasan, sekitar 20 persen wilayah perbatasan masih terbuka.

Dari total 853 Km area yang belum dipagari, sekitar 177 Km dianggap tidak cocok untuk konstruksi permanen karena jalur air yang berpindah-pindah dan risiko banjir yang tinggi.

Melansir

People

, rencana proposal ini dibingkai sebagai potensi “hambatan biologis” atau

biological barrier

. Catatan internal tertanggal 26 Maret 2026 menunjukkan markas besar BSF meminta unit lapangan untuk menentukan apakah rencana ini layak secara operasional.

Laporan dari

The Times

dan

Northeast News

mengindikasikan diskusi ini telah dimulai sejak awal Februari lalu dalam pertemuan yang dipimpin Direktur Jenderal BSF, Praveen Kumar.

Meski terdengar efektif secara teori, rencana ini masih berada dalam tahap awal karena para petugas lapangan telah mengidentifikasi tantangan yang signifikan.

Kehadiran predator mematikan bisa mengancam keselamatan warga yang tinggal di sekitar perbatasan. Selain itu, ada kesulitan mengendalikan pergerakan hewan dalam sistem sungai yang terbuka.

Pakar satwa liar memperingatkan bahwa mengonsentrasikan predator secara sengaja dapat merusak keseimbangan ekosistem dan menciptakan bahaya yang tidak terduga.

(wiw)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Slaughter Free]

Baca lagi: Elektronik di Transmart Bakal Banting Harga, Diskon Sampai Rp2 Jutaan

Baca lagi: Komdigi Tunggu TikTok dan Roblox Patuhi PP Tunas, Deadline Hari Ini

Baca lagi: Konflik Iran Picu Gelombang Anti-AS di Pakistan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: