
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Dua anggota Korps Garda Revolusi
Iran
(IRGC) tewas dan dua lainnya terluka dalam insiden penembakan di Provinsi Kermanshah, Iran bagian barat, Senin (29/6).
Stasiun penyiaran negara
IRIB
melaporkan pihak berwenang menganggap insiden ini sebagai “aksi teroris” yang berlangsung kala Iran dan Amerika Serikat kembali tegang dan sempat saling serang lagi setelah gencatan senjata dan penandatanganan MoU.
Serangan tersebut terjadi pada Senin malam di Kabupaten Paveh, dekat perbatasan Iran dengan Irak, demikian laporan IRIB yang mengutip pernyataan dari Kantor Hubungan Masyarakat IRGC di Provinsi Kermanshah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip
Anadolu Agency
, menurut pernyataan IRGC, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini melepaskan tembakan ke arah pintu masuk sebuah rumah “dalam aksi teroris yang pengecut dan penuh pengkhianatan.”
Dua korban tewas diidentifikasi sebagai anggota IRGC yang bertugas di wilayah setempat, sedangkan dua orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
IRGC menyatakan penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan kondisi seputar penembakan dan mengidentifikasi para pelaku.
Hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
(rds/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Ruben Onsu Bisa Saja Batal Gugat Hak Asuh Anak, tapi Ada Sayaratnya
Baca lagi: Hasil F1 GP Monaco: Antonelli, Bocah 19 Tahun Juara 5 Seri Beruntun
Baca lagi: Belarus Minta RI Pasok 120 Ribu Ton Kakao-14 Ribu Ton CPO per Tahun




2 Responses
Artikel-artikel di platform ini selalu up-to-date dan relevan dengan tren masa kini https://heylink.me/denemebonusuverensiteler2023/ saya suka sekali
Konten yang bagus dan relevan dengan perkembangan saat ini. http://www.geocities.ws/giftsparlour/international_delivery.htm