
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Militer
Israel
mengusir warga di Kota Tyre,
Lebanon
terutama wilayah dengan mayoritas penduduk Kristen pada Selasa (9/6) jelang kemungkinan invasi ke sana.
Israel biasanya tak meminta warga yang tinggal di kawasan Kristen untuk meninggalkan wilayah tersebut. Namun, belakangan mereka mengeklaim milisi Hizbullah beroperasi di sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Peringatan mendesak untuk penduduk di Kota Tyre, termasuk kawasan Kristen, dan kamp-kamp di sekitarnya, demi keselamatan Anda, kami meminta Anda untuk segera mengosongkan rumah dan menuju utara Sungai Zahrani,” demikian tulisan selebaran Israel, dikutip
AFP
.
Sungai Zahrani berada sekitar 30 km dari Tyre. Bulan lalu, pasukan Zionis mendeklarasikan wilayah selatan sungai merupakan arena perang.
Militer Israel sudah mewanti-wanti penduduk di Tyre untuk mengungsi jika Hizbullah tetap berada di wilayah tersebut.
Menyusul perintah itu, orang-orang tampak melarikan diri dan lalu lintas menuju utara sungai macet.
Dalam beberapa hari terakhir, Lebanon menjadi sorotan usai digempur habis-habisan Israel.
Serangan Israel berlangsung di tengah upaya negosiasi damai Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang yang berlangsung 28 Februari.
AS dan Iran memang sudah gencatan senjata, tetapi mereka belum sepenuhnya damai.
Kesepakatan gencatan itu mencakup penghentian serangan ke Iran dan Lebanon dari AS maupun sekutunya. Namun, Israel melanggar dengan menggempur habis-habisan Lebanon.
(isa/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Penggunaan Tot Tot Wuk Wuk Masih Dibekukan, kecuali di Tol
Baca lagi: 11 Dealer Daihatsu di Jakarta-Jawa Timur Tutup, Ganti Merek China
Baca lagi: Marc Marquez Ukir Sejarah Raih Kemenangan Ke-100 Grand Prix



One Response
Jangan lewatkan kesempatan bermain di situs judi online yang terkenal dengan RTP tinggi, game lengkap, dan kemenangan yang sering didapat pemain.