Jaksa Agung Bolivia Ditangkap Terkait Kartel Narkoba

Daftar Isi

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

—

Polisi Bolivia menangkap Jaksa Agung Roger Mariaca, dua hari usai

Amerika Serikat

membatalkan visanya terkait tuduhan keterlibatan dengan kartel narkoba.

“Penangkapan Jaksa Agung Mariaca terkonfirmasi,” kata seorang sumber dari Kementerian Pemerintahan kepada

AFP

.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Mariaca, media lokal juga melaporkan bahwa Jaksa Santa Cruz Alberto Zeballos turut ditangkap.

Zeballos termasuk di antara daftar orang yang dituduh Kementerian Luar Negeri AS memiliki hubungan dengan perdagangan narkoba maupun berkonspirasi melawan pemerintahan. AS pekan ini merilis daftar nyaris 20 orang terkait tuduhan tersebut.

Dalam video yang beredar di media sosial, polisi Bolivia juga dikabarkan menggerebek kantor kejaksaan di Sucre.

[Gambas:Video Slaughter Free]

“Kami mengecam di hadapan seluruh rakyat Bolivia invervensi ini yang dilakukan secara ilegal,” kata kepala komunikasi kantor kejaksaan, Claudia Pardo, seperti dikutip

AFP

.

Kantor Kejaksaan Agung dan Santa Cruz belum memberikan pernyataan mengenai penangkapan ini.

AS sebelumnya menyatakan bahwa Mariaca menerima suap untuk memfasilitasi perdagangan narkoba dan membantu para kriminal lolos dari jerat hukum.

Kejaksaan Agung telah membantah tuduhan tersebut. Dalam pernyataan pada Senin (27/9), Kejaksaan menegaskan langkah AS merupakan tindakan campur tangan dan tekanan politis.

(blq/bac)

Baca lagi: Apa yang Terjadi pada Otak Saat Mengalami Trauma? Ini Kata Sains

Baca lagi: Sugiono Lantik 3 Pejabat Kemlu sebelum Direshuffle Jadi Menko PMK

Baca lagi: Gugatan Diproses di MK, Apa Itu Mobile Number Portability?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: