Kanselir Jerman Ingatkan Netanyahu Jangan Rusak Negosiasi AS-Iran

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengingatkan Perdana Menteri Israel

Benjamin Netanyahu

jangan merusak proses negosiasi Amerika Serikat dan

Iran

.

Merz menegaskan bahwa satu-satunya yang bisa mengembalikan stabilitas di Timur Tengah adalah kesepakatan penghentian perang AS dan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara Kanselir Jerman Stefanus Kornelius mengatakan bahwa Merz dan Netanyahu “bertukar pandangan, terutama mengenai situasi di Lebanon serta di wilayah Palestina.”

“(Merz) menekankan bahwa tidak boleh ada langkah-langkah menuju aneksasi sebagian Tepi Barat secara de facto,” kata pernyataan itu.

“Menggarisbawahi (pula) pentingnya perjanjian kerangka kerja antara AS dan Iran sebagai peluang terbaik untuk stabilitas di kawasan tersebut,” tambah Kornelius, dikutip dari

Anadolu Agency

.

AS saat ini memutuskan untuk menyetop sementara serangan ke Iran setelah sempat membombardir wilayah selatan selama dua hari. Penangguhan itu dilakukan untuk memberi ruang negosiasi dilanjutkan kembali.

Sejumlah sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan diplomasi sedang dilakukan saat ini untuk meredakan konflik AS-Iran, demikian dikutip Anadolu Agency, Kamis (9/7).

Salah satu sumber menyebut AS sengaja melakukan serangan kemudian menundanya untuk menghindasi eskalasi lalu membiarkan diplomasi bekerja. Mereka mempertahankan target sebagai alat tawar-menawar.

Sejumlah sumber juga mengatakan ada persiapan kemungkinan AS menyerang lagi jika perlu, tetapi mereka saat ini membiarkan diplomasi berjalan lebih dahulu.

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Slaughter Free]

Baca lagi: Jampidsus Tegaskan Tetap Tangani Perkara Korupsi BGN

Baca lagi: Sambut 5 Abad DKI, PAM Jaya Wujudkan Air Bersih Merata di Jakarta

Baca lagi: Siklon Tropis Bavi Muncul di Utara Papua, Ini Dampaknya Buat RI

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: