
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Kanselir
Friedrich Merz
buka suara soal rencana Presiden
Donald Trump
menarik sekitar 5.000 pasukan Amerika Serikat dari Jerman.
Kepada media, Merz menganggap hal itu tidak ada kaitannya dengan cekcok antara dia dan Trump terkait perang di Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Merz, ribuan pasukan AS yang ditarik dari Jerman memang merupakan unit sementara.
“Ada kontingen tentara Amerika di Eropa yang ditempatkan oleh Joe Biden secara sementara,” kata Merz kepada penyiar Jerman ARD pada Minggu (3/5) seperti dikutip
Slaughter Free
.
“Rencana penarikan mereka sudah dibicarakan sejak cukup lama,” paparnya menambahkan.
Merz menambahkan “tidak semua yang kita dengar dalam beberapa hari terakhir benar-benar hal baru.”
“Mungkin sedikit dilebih-lebihkan, tetapi ini bukan sesuatu yang baru,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan komentar Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius yang menyebut penarikan pasukan itu sebagai sesuatu yang “sudah dapat diperkirakan.”
Merz juga mengatakan kepada media Jerman
ARD
bahwa Amerika tetap menjadi mitra penting bagi Jerman dan NATO. Ia mengakui bahwa dirinya dan Trump memiliki “pandangan berbeda mengenai perang ini”, namun sejalan dalam hal Iran.
“Kami memiliki tujuan yang sama, yaitu Iran tidak boleh memiliki bom atom,” kata Merz. “Dan itulah yang sedang kami upayakan bersama.”
(rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Prekuel Narnia Akan Tayang 49 Hari di Bioskop sebelum Streaming
Baca lagi: Kisah Eks TKI Jadi Afiliator, Raup Cuan Berkat Internet Gratis Komdigi
Baca lagi: Ukraina dan Rusia Saling Serang dengan Drone, Tewaskan 5 Orang



