
Daftar Isi
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Perdana Menteri
Malaysia
Anwar Ibrahim
menegaskan posisi negaranya yang tidak mau digunakan sebagai jalur pengiriman apa pun ke Israel, terutama yang mendukung atau berkontribusi terhadap kemampuan militer negara zionis itu.
Hal itu diungkapkan Anwar melalui kicauannya di X pada Selasa (15/9), menyusul penyitaan sejumlah kontainer di pelabuhan terbesar Malaysia, Pelabuhan Tanjung Pelepas, yang hendak dikirim ke Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Posisi Malaysia jelas dan tegas. Kami tidak akan membiarkan negara kami digunakan sebagai jalur bagi pengiriman apa pun yang mendukung atau berkontribusi terhadap kemampuan militer Israel maupun kekejamannya terhadap warga Palestina dan nyawa orang-orang tak bersalah lainnya,” kata Anwar.
Anwar menegaskan “setiap pengiriman yang mencurigakan akan menjalani pemeriksaan dan penyelidikan sesuai dengan hukum Malaysia.”
Mengutip
Bloomberg
, otoritas Malaysia menyita sejumlah besar kontainer yang hendak dikirimkan ke Israel.
Penyitaan ini berlangsung sekitar pertengahan Agustus lalu, ketika sentimen anti-Israel di Negeri Jiran semakin jelas dan meningkat menyusul kejahatan negara zionis itu yang makin menjadi terhadap bangsa Palestina.
[Gambas:Twitter]
Malaysia menggagalkan pengiriman sebanyak tiga kontainer yang hendak dikirim dari Pelabuhan Tanjung Pelepas menuju Pelabuhan Ashdod, selatan Tel Aviv.
Malaysia memang menjadi negara yang paling vokal di kawasan Asia Tenggara melawan penjajahan dan pendudukan ilegal Israel di Palestina, terutama sejak agresi brutal negara itu terhadap Jalur Gaza Palestina pada Oktober 2023 hingga hari ini.
Setidaknya lebih dari 70 ribu warga Palestina tewas di Jalur Gaza imbas praktik yang dicap banyak pihak sebagai genosida terang-terangan Israel tersebut.
Israel saat ini juga masih melancarkan sejumlah serangan ke Jalur Gaza di tengah gencatan senjata dan upaya rekonstruksi wilayah itu yang dipimpin Amerika Serikat, sekutu dekat Tel Aviv.
(rds)
Baca lagi: 2027 Ada 26 Tanggal Merah, 18 Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama
Baca lagi: Prabowo Terbitkan Inpres Larang Pembukaan Lahan dengan Membakar
Baca lagi: Perang Memanas, Iran Bombardir Hanggar Jet F-35 AS di Yordania



4 Responses
Penjelasan mengenai strategi di paragraf keempat sangat menarik. Namun, apakah pendekatan ini juga efektif jika diterapkan pada skala operasional yang lebih kecil? Mohon pencerahannya dari penulis. https://tirto88summer.com
Artikel ini tidak cuma memberi jawaban, tapi juga memicu pembaca untuk mempertanyakan balik metode kerja yang selama ini digunakan. Sebuah karya tulis yang sangat bernilai! https://untung88schuberth.xyz
Bener-bener gokil sih penjelasannya! Baru kali ini baca ulasan topik seberat ini tapi tetep seru dan nggak bikin ngantuk. https://wijaya88saga.xyz
Budaya saling menghormati yang dibahas di artikel ini adalah fondasi utama agar efisiensi kerja tidak berubah menjadi iklim yang toxic. https://misteruntung88.top