
Daftar Isi
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Perdana Menteri
Benjamin Netanyahu
menuding
Qatar
menggelontorkan dana untuk media yang menyebarkan kebohongan soal Israel.
Netanyahu menyampaikan pernyataan itu saat pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, Kamis (24/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Beberapa negara asing menghabiskan miliaran dolar untuk menyebarkan kebohongan soal negara saya. Negara pertama yang melakukan adalah Qatar,” kata Netanyahu.
Netanyahu mengatakan beberapa dekade lalu Qatar menyumbang dana dengan jumlah masif ke kampus-kampus di AS dan outlet media yang dia sebut “beracun seperti Al Jazeera.” Langkah serupa juga dilakukan di Eropa.
“Tujuan mereka jelas, mencuci otak anak-anak muda untuk membenci Israel, membenci Amerika, membenci Barat,” ujar dia.
Tak berhenti di sana, Netanyahu juga menuduh Qatar menampung Hamas. “Ini adalah Qatar yang sama yang menampung pembantai 7 Oktober Hamas,” imbuh dia.
Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar membantah pernyataan Netanyahu.
Dia juga mengatakan komentar tersebut sebagai cara PM Israel mengalihkan perhatian atas tanggung jawab dan persoalan domestik di negaranya.
“Retorika yang terus-menerus soal Qatar ini tak lebih dari upaya dia untuk mengalihkan perhatian atas kekejaman yang dilakukan pemerintahannya di Palestina yang diduduki dan konsekuensi kemanusiaan yang sangat serius,” kata jubir itu.
[Gambas:Video Slaughter Free]
(isa/dna)
Baca lagi: Letusan Gunung Lewotolok ‘Kirim’ Batu Vulkanik ke Permukiman
Baca lagi: OJK Uji Tokenisasi Emas hingga Stablecoin Lewat Regulatory Sandbox
Baca lagi: Pestapora 2026 Day 1, Rekomendasi Penampilan hingga Rute Akses
