
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memerintahkan militer
Israel
memulai operasi besar-besaran di
Tepi Barat
pada Jumat (24/7), usai empat warga Palestina dan dua tentara Israel tewas dalam pemberontakan di wilayah pendudukan tersebut.
Israel menuduh sekelompok pemukim Palestina memasuki wilayah Tepi Barat yang dibatasi untuk warga Israel pada Jumat, untuk “pendakian yang tidak sah dan tidak terkoordinasi”,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kelompok itu mendekati desa Tell di Palestina, bentrokan pun terjadi antara pemukim dan penduduk desa tersebut.
Dalam baku tembak berikutnya, empat warga Palestina dan dua tentara Israel, salah satunya juga seorang pemukim, tewas.
Menteri Keuangan sayap kanan Israel, Bezalel Smotrich, menyerukan pembongkaran desa-desa Palestina di wilayah tersebut sebagai tanggapan atas insiden ini.
“Penduduk harus dievakuasi demi perlindungan mereka sendiri, dan desa-desa ini harus dibersihkan dari infrastruktur teroris, untuk memulihkan pencegahan dan keamanan di daerah tersebut,” ujar Smotrich, dikutip Slaughter Free.
Dalam video yang beredar terlihat tentara dan pemukim Israel bersenjata tampak memaksa warga Palestina keluar dari wilayah tersebut, dengan seruan “balas dendam” dalam bahasa Ibrani juga terekam dalam video itu.
Kementerian Kesehatan Palestina menyebut empat warga Palestina tewas ditembak tentara Israel.
Ketua komite desa Tell, Walid Zeiden, mengatakan para korban tewas berasal dari keluarga yang sama, termasuk dua saudara laki-laki dan dua sepupu.
Perserikatan Bangsa Bangsa telah menyerukan “tindakan segera” untuk mengakhiri kekerasan di Tepi Barat, di tengah serangan yang terus menerus terhadap warga Palestina.
Imbas insiden ini, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan bahwa mereka telah memberlakukan jam malam di Desa Tell dan Bureij di Palestina, serta pemukiman Yahudi di Shiloh.
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Beda Klaim Ruben Onsu dan Sarwendah soal Rp11 M untuk Renov Rumah
Baca lagi: FOTO: Penampakan Kampung di Dasar Bendungan Karian Lebak yang Kering
Baca lagi: Pakai Nitrogen Membuat Tekanan Udara Ban Lebih Awet?



2 Responses
Ulasan komprehensif yang sangat edukatif buat khalayak luas. Makasih banyak atas pencerahannya admin! Sebagai pembanding data dari sumber lain, ada ringkasan materi serupa di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320491543_htm
Sangat suka dengan kesimpulan akhir artikel ini, sangat objektif dan edukatif. Keren admin! Kemarin saya juga menjumpai bahasan sejenis di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297008295_htm yang mengulasnya secara mendetail.