Operasi Epic Fury AS di Iran Berakhir sampai Iran Dipaksa Trump Nyerah

Daftar Isi

AS Umumkan Operasi ‘Perang’ Berakhir: Iran Sudah Tak Bisa Bikin Nuklir

Siapa Hakim Shin yang Tewas usai Vonis Berat Eks Ibu Negara Korsel?

Iran soal Paksaan Trump untuk Nyerah: Kami Hanya Tunduk Pada Allah

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Pengumuman

Amerika Serikat

soal Operasi Epic Fury di

Iran

yang telah berakhir memicu perhatian global pada Rabu (7/5).

Eskalasi antara AS vs Iran di Selat Hormuz juga menjadi perhatian internasional. Berikut kilas berita internasional kemarin:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS Umumkan Operasi ‘Perang’ Berakhir: Iran Sudah Tak Bisa Bikin Nuklir

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengeklaim Iran sudah tak bisa lagi memproduksi senjata nuklir.

Hal itu diutarakan Rubio usai mengumumkan bahwa Operasi Epic Fury AS di Iran, yang memicu perang pecah, telah berakhir dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Selasa (5/5). Rubio mengeklaim Operasi Epic Fury telah usai lantaran semua tujuan utama AS di Iran telah tercapai.

Iran, kata dia, saat ini sudah tidak punya kemampuan untuk melanjutkan program nuklir.

[Gambas:Video Slaughter Free]

Siapa Hakim Shin yang Tewas usai Vonis Berat Eks Ibu Negara Korsel?

Hakim Shin Jong O yang menjatuhkan hukuman berat ke mantan ibu negara Korea Selatan Kim Keon Hee menjadi sorotan usai ditemukan tewas pada hari ini, Rabu (6/5).

“[Shin] ditemukan tak sadarkan diri di Gedung Pengadilan Tinggi Seoul pada pukul 01.00,” kata penyidik dari Kepolisian Distrik Seocho, dikutip

AFP

.

Shin kemudian segera dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong. “Tak ada tanda-tanda dalam kematian tersebut,” ujar penyidik itu.

Iran soal Paksaan Trump untuk Nyerah: Kami Hanya Tunduk Pada Allah

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan tidak ada yang bisa memaksa negaranya untuk menyerah di tengah peperangannya yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat sejak 28 Februari lalu.

Hal itu diutarakan Pezeskhian menanggapi desakan Presiden Donald Trump agar Teheran segera menyerah dan kooperatif soal perundingan demi mengakhiri perang yang AS mulai, atau akan menghadapi kekuatan mematikan Washington.

Dalam unggahannya di X pada Rabu (6/5), Pezeshkian mengatakan ia telah berbicara dengan Perdana Menteri Irak yang baru,Ali Al Zaidi.

(rds)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Slaughter Free]

Baca lagi: Gawat, Kota Terbesar di Dunia Ini Semakin Cepat Tenggelam

Baca lagi: 2 WN China Bertopeng Messi Bobol Rumah Mewah Kosong Bogor, Gasak Rp1 M

Baca lagi: Operator Seluler di Sidang MK: Istilah Kuota Hangus Tidak Tepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: