Pakistan Jadi Mediator Gencatan, AS-Iran Bertemu di Islamabad 10 April

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Perdana Menteri

Pakistan

Sehbaz Sharif selaku pihak mediator mengatakan negosiasi gencatan senjata antara

Amerika Serikat

dan

Iran

akan digelar di Islamabad.

Dalam unggahan di media sosial X pada Rabu (8/4), Sharif menyebut perundingan akan dilakukan pekan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya menyambut hangat isyarat bijaksana ini dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan kedua negara dan mengundang delegasi mereka ke Islamabad pada hari Jumat, 10 April 2026,” kata Sharif.

Dia lalu berujar, “untuk bernegosiasi lebih lanjut guna mencapai kesepakatan yang konklusif untuk menyelesaikan semua perselisihan.”

Sharif lebih lanjut mengatakan kedua pihak sudah menunjukkan kebijaksanaan, pemahaman yang luar bias, dan terlibat secara konstruktif dalam memajukan perdamaian dan stabilitas.

“Kami sangat berharap bahwa ‘Perundingan Islamabad’ berhasil mencapai perdamaian yang berkelanjutan dan ingin berbagi lebih banyak kabar baik di hari-hari mendatang,” kata dia.

[Gambas:Video Slaughter Free]

Di unggahan itu, Sharif turut menyebut akun X Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan wakilnya JD Vance, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, Presiden Iran Massoud Pezeshkian, Menlu Iran Abbas Araghchi, dan ketua DPR Iran Mohammad Ghalibaf.

AS dan Iran sepakat gencatan senjata pada Selasa usai perang lebih dari sebulan.

Dalam pernyataan resmi, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyebut kesepakatan ini sebagai kemenangan.

“Selama periode ini, penting untuk menjaga persatuan nasional secara penuh serta melanjutkan perayaan kemenangan dengan kuat,” demikian pernyataan mereka.

Sementara itu, Trump dalam rilis resminya, menyebut AS sepakat gencatan senjata karena target militer sudah terpenuhi.

(isa/rds)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Slaughter Free]

Baca lagi: Bantai Selandia Baru, Janice Tjen Tatap Laga Kontra Mongolia

Baca lagi: Lepas Hiruk Pikuk Ibu Kota: Istirahat Premium ala Trans Hotel Jakarta

Baca lagi: Vietnam Bangun Pulau Buatan Raksasa di Lepas Pantai Phu Quoc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: