
Daftar Isi
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Kepala Staf Angkatan Darat
Israel
Eyal Zamir mengatakan kepada Perdana Menteri
Benjamin Netanyahu
dan Menteri Pertahanan Israel Katz bahwa Hamas telah mengalami kekalahan militer.
Ia juga menyebut konfrontasi dengan kelompok tersebut pada dasarnya telah berakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan itu disampaikan Zamir dalam pengarahan keamanan tertutup pada awal September.
Pengarahan tersebut berlangsung saat para komandan militer Israel mengunjungi Jalur Gaza untuk membahas penilaian intelijen mengenai kemampuan dan aktivitas Hamas saat ini.
Dalam pertemuan tersebut, seorang pejabat intelijen memperingatkan bahwa Hamas masih berupaya mendapatkan kembali pengaruh dan membangun kendali di Gaza.
Menurut pejabat itu, Hamas tetap menjadi ancaman keamanan meskipun telah mengalami serangkaian serangan militer Israel, seperti dilaporkan Middle East Monitor.
Namun, Zamir memiliki penilaian berbeda mengenai kemampuan Hamas. Ia mengatakan penilaian intelijen tersebut lebih banyak menunjukkan niat Hamas daripada kemampuan nyata kelompok tersebut.
Zamir mengatakan Hamas telah kehilangan sebagian besar kapasitas militernya. Ia juga menyebut militer Israel masih terus menargetkan infrastruktur, gudang senjata, serta para pemimpin Hamas.
Menurut Zamir, Hamas juga tidak mampu memberikan respons terhadap sejumlah operasi militer Israel yang baru-baru ini dilakukan. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan kemampuan Hamas untuk menghadapi militer Israel telah menurun.
(mge/bac)
Baca lagi: Max Verstappen Resmi Perpanjang Kontrak di Red Bull hingga 2030
Baca lagi: Rupiah Lesu ke Rp17.696 per Dolar AS Sore Ini
Baca lagi: Majalah Abad-19 Dikembalikan ke Perpustakaan usai 132 Tahun Dipinjam


One Response
Penjelasan langkah demi langkahnya sangat solutif bagi pembaca. Untuk mendapatkan informasi tepercaya serta layanan nonstop tanpa hambatan, silakan langsung akses tautannya di kingsatria sekarang juga.