Perang Timteng Pecah Lagi! Rentetan Ledakan Terdengar di Iran

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Militer

Amerika Serikat

kembali menggempur

Iran

pada Kamis (30/7) dini hari usai pangkalan mereka di Yordania dan kapal tanker gas dihantam drone.

Media lokal Iran yang dikutip Al Jazeera melaporkan tiga ledakan terdengar di Pulau Qeshm. Warga setempat mengatakan rudal menghantam daerah pemukiman di pulau itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ledakan juga terdengar di provinsi Bushehr, satu-satunya tempat pembangkit listrik tenaga nuklir Iran.

Wakil menteri keamanan di provinsi Khuzestan juga mengatakan pasukan AS menargetkan “beberapa lokasi di Abadan.”

Media televisi Iran, IRIB, turut melaporkan dua ledakan terdengar di kota pelabuhan Bandar Abbas di provinsi Hormozgan. Suara serupa juga terdengar di pulau-pulau Abu Musa, Kish dan Qeshm.

Serangkaian serangan ini terjadi usai pangkalan AS di Yordania digempur Iran. Trump juga menuduh Iran menjadi dalang serangan yang menyebabkan kapal tanker gas mereka terbakar.

Menanggapi insiden tersebut, Trump sebelumnya bersumpah siap mengambil tindakan keras.

“Kita akan menyerang mereka dengan keras. Kita akan menghajar mereka habis-habisan,” kata Trump kepada Fox News.

Sejak pertengahan Juli, AS menggempur habis-habisan Iran meski ada gencatan senjata dan nota kesepahaman (MoU) yang berisi penghentian pertempuran. Iran lalu membalasnya. Pertempuran pun kembali terjadi hingga saat ini.

(isa/dna)

Baca lagi: FOTO: Kalimantan Barat Siaga Darurat Karhutla Hingga November

Baca lagi: DPR Minta Kematian Sutrimo Diusut Tuntas: Kondisi Mirip Keracunan

Baca lagi: BMKG Prediksi 16 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Cek Daftarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: