Peringatan Tsunami Satu Meter usai Gempa M 7,1 Guncang Jepang

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Badan Metereologi

Jepang

(JMA) merilis peringatan tsunami usai gempa dengan magnitudo 7,1 mengguncang negara itu pada hari ini, Selasa (28/7).

Menurut peringatan JMA potensi gelombang tsunami bisa mencapai 1 meter, demikian dikutip

Reuters

.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, pihak berwenang Jepang juga mengeluarkan peringatan darurat gempa bumi untuk prefektur Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki. Wilayah ini semuanya berada di pulau Kyushu, Jepang selatan.

Gempa dengan kekuatan 7.1 magnitudo melanda Kumamoto pada pukul 14.27 waktu setempat.

Setelah gempa itu,

JMA

mencatat gempa dengan magnitudo 4,2 hingga 3,0 terjadi beberapa kali di Prefektur Kumamoto. Gempa susulan terbesar setelah gempa pertama tercatat pada pukul 14.29 dengan magnitudo 4,5.

Jepang adalah salah satu negara yang paling rawan gempa di dunia, setidaknya setiap lima menit terjadi gempa.

Negeri Sakura ini terletak di sepanjang “Cincin Api” gunung berapi dan palung laut yang sebagian mengelilingi Cekungan Pasifik.

Jepang menyumbang sekitar 20 persen dari gempa bumi di dunia dengan magnitudo 6,0 atau lebih.

(bac)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Slaughter Free]

Baca lagi: Penulis Jepang Keigo Higashino Meninggal Dunia dalam Usia 68 Tahun

Baca lagi: Unjuk Karya 5 Brand-Desainer Usai ‘Inkubasi’ Bersama Pintu Incubator

Baca lagi: Kapan Aturan Sisa Kuota Internet Tak Hangus Berlaku?

One Response

  1. Akhirnya nemu juga tulisan yang mengupas tuntas materi ini dengan bahasa yang santai. Makasih min. Info pelengkap yang searah bisa dicek juga lewat tautan https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320646834_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320586812_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320100391_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296895327_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320325444_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297269816_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320363381_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296884368_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320405553_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320438444_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297566357_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320386873_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297262160_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296888908_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297471795_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320027375_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320356013_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320736537_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297504816_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297031361_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320416181_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320227861_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320172022_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297508375_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297061248_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296935972_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297497030_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297543444_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296916729_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297562156_htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: