
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Pesawat Boeing 737 yang terdaftar di
Pakistan
dilaporkan hilang di lepas pantai Karachi usai mengalami masalah navigasi saat terbang, Selasa (7/7) malam.
Pesawat itu dioperasikan K2 Airways terbang dari Sharjah, Uni Emirat Arab ke Pakistan. Boeing 737 ini juga mengangkut lima awak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, pihak berwenang meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan di Laut Arab. K2 Airways bekerja sama dengan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan dan lembaga pemerintah lain.
“Kami terus berdoa dengan sungguh-sungguh untuk keselamatan rekan-rekan kami,” kata K2 Airways, dikutip Reuters.
Kontak terputus
Otoritas penerbangan Pakistan menyatakan pesawat itu mengalami masalah sistem navigasi pada pukul 21.18 waktu setempat.
Pengontrol lalu lintas udara lalu mencoba untuk memandu pesawat, tetapi komunikasinya terputus.
Menurut otoritas bandara Pakistan, pesawat berada sekitar 155 mil laut atau 287 kilometer di barat Karachi saat kontak terputus.
Menurut situs pelacakan pesawat flightradar24 mengindikasikan pesawat itu mungkin jatuh di laut barat daya Karachi setelah mengalami perubahan ketinggian yang tak tentu.
Reuters melaporkan data pelacakan menunjukkan penurunan tajam di saat-saat terakhir pesawat mengirimkan data.
Sejauh ini belum ada informasi resmi penyebab pesawat hilang kontak. Selain itu, tak ada informasi lebih lanjut terkait korban jiwa.
(isa/dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Ekspor Tanah Jarang PT PMM
Baca lagi: Samsung Gelar Galaxy Unpacked 22 Juli, Rilis Galaxy Z Fold 8?


2 Responses
Penulis memiliki kapabilitas yang luar biasa dalam merangkai dialektika tanpa terjebak pada retorika yang tidak berdasar https://magic.ly/markonah/Navigasi-Tren-Pemasaran-Digital-dan-Pentingnya-Otoritas-Konten
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://kldp.org/comment/253461 juga bahas hal yang sama lho.