
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Kantor Perdana Menteri
Jepang
Sanae Takaichi
mendesak warga evakuasi ke tempat tinggi dan aman pasca gempa 7,4 magnitudo mengguncang wilayah utara Jepang pada Senin (20/4).
“Bagi yang tinggal di daerah yang telah dikeluarkan peringatannya, mohon evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman seperti dataran tinggi,” demikian pernyataan kantor Takaichi kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor Takaichi menyatakan pemerintah telah menyiapkan tim manajemen krisis dan tengah berupaya memastikan apakah ada korban jiwa atau kerusakan properti dalam peristiwa ini.
Gempa besar bermagnitudo 7,4 melanda lepas pantai Prefektur Iwate pada Senin. Guncangan terasa hingga ke ibu kota Tokyo, yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa di Iwate.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan bahwa tsunami bisa muncul dalam waktu dekat. Mereka kemudian mengumumkan perintah evakuasi kepada warga yang tinggal tak jauh dari pantai di Iwate.
“Evakuasi segera dari daerah pesisir dan tepi sungai ke tempat yang lebih aman seperti dataran tinggi atau gedung evakuasi,” demikian bunyi peringatan tersebut, seraya menambahkan bahwa kerusakan akibat gelombang tsunami diperkirakan akan terjadi.
“Gelombang tsunami diperkirakan akan menghantam berulang kali. Jangan meninggalkan tempat yang aman sampai peringatan dicabut,” lanjut peringatan itu.
(blq/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Kejutan BIGBANG Tutup Coachella: Umumkan World Tour 2026
Baca lagi: Ketua MPR: Lembaga Legislatif-Yudikatif Akan Pindah ke IKN 2028
Baca lagi: Kemenhaj: Kartu Nusuk Haji Dibagikan Sebelum Berangkat ke Tanah Suci


