
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Terkuak sejumlah pangkalan militer dan udara
Amerika Serikat
di sejumlah negara Teluk hancur lebur akibat serangan rudal dan drone
Iran
dalam perang dengan AS dan Israel.
Media AS
NBC News
dalam laporan khususnya mengungkapkan kehancuran paran fasilitas militer AS itu bahkan mencapai kerugian hingga miliaran dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber sejumlah fasilitas utama militer AS di pangkalan-pangkalan itu rusak parah akibat serangan Iran, dikutip dari
Middle East Monitor
.
Teheran disebut berhasil menargetkan landasan pacu pesawat, sistem radar canggih, lusinan pesawat, gudang-gudang, pusat komando, hangar, hingga infrastruktur satelit komunikasi milik AS di sejumlah negara di Timur Tengah.
Pangkalan Camp Buehring di Kuawit salah satu lokasi yang terdampak serangan rudal dan drone Iran. Lokasi lain yang hancur termasuk pangkalan Al Dhafra dan Al Ruwais di Uni Emirat Arab (UEA), Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, serta fasilitas penyimpanan dan pelabuhan Kuwait.
Gedung utama pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain juga mengalami kerusakan berat. Perbaikan akibat kerusakan tersebut ditaksir bisa mencapai anggaran hingga US$200 juta. Kerusakan itu termasuk sepasang sistem pertahanan udara AS.
Penilaian dari American Enterprise Institute menemukan bahwa pasukan Iran juga menyerang Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, landasan pacu di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, dan fasilitas penyimpanan amunisi di Irak utara.
(bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Slaughter Free]
Baca lagi: Polisi Yunani Buru Lansia 89 Tahun Tersangka Penembakan di Pengadilan
Baca lagi: Shuttle Bus Stasiun Bekasi Diadang Sopir Angkot Usai Kereta Tabrakan
Baca lagi: Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG ke 0 Persen Demi Redam Harga Plastik



