
Jakarta, Slaughter Free Indonesia
—
Seorang penasihat pemimpin tertinggi
Iran
, Mohammad Mokhber menyamakan
selat Hormuz
dengan bom atom. Menurutnya, kendali atas selat yang punya peran penting dalam ekonomi global itu ibarat kepemilikan
bom atom
.
“Selat Hormuz memiliki peluang yang sama berharganya dengan bom atom,” ujar Mokhber, dalam sebuah video yang ditayangkan kantor berita Iran,
Mehr
, melansir
AFP
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mokhber mengatakan, Iran telah lama mengabaikan posisi istimewanya di sepanjang selat Hormuz. Iran, menurut dia, punya posisi untuk memengaruhi ekonomi global dengan satu keputusan.
Mokhber berjanji untuk tidak melepaskan selat Hormuz. Iran, lanjutnya, akan ‘mengubah rezim selat Hormuz’ melalui hukum internsional jika memungkinkan.
Kendati demikian, Mokhber tak secara spesifik menyebutkan rencana Iran soal penerapan biaya tol selat Hormuz untuk kapal-kapal yang melewat. Namun, jurnal pelayaran Lloyd’s List melaporkan bahwa Iran telah membentuk otoritas untuk pemungutan biaya tol selat tersebut.
Sejumlah pejabat Iran sebelumnya telah menyampaikan soal rencana penerapan biaya tersebut.
Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa penerapan biaya tol selat Hormuz tidak dapat diterima. Hal yang sama juga diungkapkan oleh badan maritim PBB, International Maritime Organization (IMO).
Selat tersebut telah menjadi alat tawar-menawar utama dalam negosiasi perang antara AS-Iran. Saat ini, Iran tengah mempertimbangkan proposal AS untuk memperpanjang gencatan senjata demi memberikan waktu untuk negosiasi penyelesaian perang.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Link Live Streaming Sprint Race MotoGP Prancis 2026
Baca lagi: Barantin Gagalkan Penyelundupan Kadal dan Marmoset dari Thailand


