Trump Sebut AS Mau Angkut ‘Debu Nuklir’ Uranium Iran Pakai Ekskavator

Jakarta, Slaughter Free Indonesia

Presiden

Donald Trump

mengatakan Amerika Serikat akan mengambil “debu nuklir”

Iran

menggunakan ekskavator, usai Teheran menyatakan bahwa Selat Hormuz secara efektif telah dibuka.

“Ini akan menjadi hari yang hebat dan gemilang bagi dunia, karena Iran baru saja akan mengumumkan bahwa Selat Hormuz sepenuhnya terbuka dan siap untuk bisnis dan penumpang,” kata Trump dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“AS akan mendapatkan semua debu nuklir (uranium). Kita akan tetap mengambil (semua debu nuklir), tetapi mengambilnya dengan cara itu sedikit lebih berbahaya. Kita akan mendapatkannya dengan bekerja sama dengan Iran, dengan banyak ekskavator,” imbuhnya, seperti dikutip

Anadolu Agency

.

Namun sebelumnya Iran telah membantah bahwa mereka setuju mentransfer uranium yang diperkaya ke AS.

“Uraniaum yang diperkaya Iran tidak akan ditransfer ke mana pun. Mentransfer uranium ke AS bukanlah pilihan bagi kami,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei.

Pernyataan Trump soal “debu nuklir” merujuk pada apa yang diyakininya sebagai sisa-sisa uranium setelah AS dan Israel mengembom instalasi nuklir Iran pada Juni 2025 lalu.

Iran diyakini punya lebih dari 900 pon uranium yang diperkaya hingga kemurnian 60 persen.

Beberapa waktu lalu Trump mengatakan alasan utama perang adalah untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir.

Meski Iran telah menegaskan bahwa pengayaan uraniumnya semata-mata untuk penggunaan sipil yang damai.

(dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Kronologi Polemik Ceramah JK di UGM Berujung Dilaporkan ke Polisi

Baca lagi: Apresiasi Konektivitas Digital 2026 untuk Pemerataan Pelosok Indonesia

Baca lagi: Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: